Postingan

Rintihan Hati

Gambar
Kilauan bintang malam ini tak bisa merayuku  Nyanyian bulan tak ku dengar lagi  Lamunanku semakin berkelut tiada berkesudahan  Terlelap aku dalam kesunyian malam  Rintihan hati semakin menderu  Pikiranku melayang  Batin dan jiwa terus bercerita  Entah apa yang kurasakan saat ini  Entah apa yang akan ku ceritakan pada purnama  Kesenjangan hati,  Keraguan dalam jiwa  Mungkinkah?  Atau janjimu yang selalu terngiang mengusik kalbu  Seumpama kata, aku layu terbuai syahdu  Mimpi antarlah aku pada jalanmu  Aku ingin terbuai oleh keindahanmu  Bukan rayuan semata tapi nyata dalam rasa

Tersiksa Rindu

Gambar
Senja telah kembali ke pangkuan jingga  Rembulan menyapaku dengan senyuman indahnya  Cahaya bintang menghiasi malam yang sepi  Terpaku aku dalam keheningan  Di saat rindu kembali bertamu  Dengan dentuman nada yang terus mengetuk dinding jiwa Yang tak bisa ku elakkan  Bayangmu selalu berlari dalam setiap lamunanku  Secangkir kopi telah ku seruputi namun tak bisa menjadi penawar Ingin ku genggam tanganmu namun waktu tak merestui  Berharap kan bersua di sepertiga malam Tetapi mataku enggan terpejam  Hinggaku terjaga sampai fajar menjemput pagi  Kepadamu pemilik rindu  Aku ingin kembali bersua  Sungguh  Bertahan dengan rindu aku tak kuat  Aku sangat tersiksa karena rindu 

Menantimu di Sepertiga Malam

Gambar
Untuk kamu yang selalu hadir dalam imajinasiku  Aku tak akan menantimu di ujung senja  Karena jingga akan cemburu  Aku tak akan menantimu saat bulan purnama  Karena bintang akan mengejekku  Aku tak akan menantimu di persimpangan jalan  Karena akan meninggalkan kenangan  Aku hanya akan menantimu di sepertiga malam  Karena saat itu diriku dan dirimu dipertemukan  Walau hanya sekadar mimpi  Dalam waktu bersamaan  Rinduku dan rindumu bersua dalam do'a  Lalu,  Kau dan aku bersama mengamini  Semoga Tuhan merestui 

Selamat Ulang Tahun Untukku

Gambar
20 tahun yang lalu  Malaikat tak bersayap membawaku ke dunia ini  Dunia yang  fana dan penuh lika liku  Waktu berputar tiada henti  Waktu senantiasa berpacu  Tak sedikitpun dia menunggu  Ya, begitulah waktu  Dia terus mengikuti setiap detak langkahku  Hingga setiap suka dan duka berlalu dengan indah  Mengikuti alurnya  Canda dan tawa tercipta selaras dengan nadanya  Entah sampai kapan semua ini  Hingga tak kusadari  Hari ini aku berjumpa lagi dengan hari indahku   Ya, hari yang ku tunggu Dimana umurku bertambah satu tingkat lagi  Ini adalah pengingat perjalanan hidupku  Semoga doa dan harapanku  Senantiasa mengantarku ke tempat yang akan ku tuju  Terimakasih dari diriku untukmu waktu dan  kehidupanku 

Tak Ingin Merindu Lagi

Gambar
Malam kian kelam  Sepi semakin mengusik pikiran dan naluriku  Melodi jangkrik semakin menyeru  Selaras dengan nada rindu yang sangat menyeruak  Dalam dinding ruang hati Meskipun begitu  Malam ini aku tak ingin merindu  Bukan karena aku terusik oleh rindumu  Namun bagiku rindumu tak akan cukup  Mengusir sepi dan lara yang ku rasakan saat ini  Ya, aku merindukanmu  Karena kamu adalah pemilik rinduku  Tetapi engkau harus tahu  Rinduku bukan untukmu saja 

Selamat Ulang Tahun Pahlawanku

Gambar
Ayah  Engkau memang tak melahirkanku Engkau memang tak menyusuiku  Tapi satu tetes keringatmu adalah air susu bagiku  Lelahmu tak pernah engkau hiraukan  Tak pernah engkau menuntut balasan  Tak pernah engkau meminta ganti rugi  Atas semua perjuanganmu Ayah Hari ini usiamu bertambah satu tahun Tak ada kado terindah yang bisa kuberikan  Hanya sepucuk doa dan harapan yang  Ku persembahkan untukmu  Semoga engkau selalu dalam lindungan Tuhan  Ayah  Tetaplah tersenyum bahagia menikmati hari-harimu Doaku selalu untukmu  Selamat ulang tahun, bapa 

Keraguan

Gambar
Pada malam aku bertanya "apakah benar dia milikku?"  Tapi malam enggan menjawab  Dia hanya diam dan membisu  Goresan keraguan itu semakin membuatku takut  Kata sayang yang kau lontarkan memang sangat manis  Tetapi bagiku itu hanya hiasan dibalik kebohonganmu Kepercayaan yang hilang dan keyakinan yang tersimpan  Semua terhapus goresan keraguan  Yang terus menghimpit ruang hati dan pikiran  Entahlah  Keraguan itu membuatku terus bertanya  Dan tanpa jawaban  Sungguh menyiksaku  Haruskah aku pergi?